Rumah Bisnis AA Kunto A

the great future is my right

TIPS UNTUK KARYAWAN: CATAT DAN SERAP

Ada gelombang besar kesadaran di dunia bahwa masa depan kita adalah milik para enterpreneur. Milik para pengusaha. Bukan milik para karyawan.

Karyawan sekadar jadi operator. Ia bagian dari mesin industri. Sekrup, bahasa sarkastisnya. Sebagai komponen kecil, masa depannya pun tidak lebih besar dari peranannya itu.

Ups, jangan panik dulu. Meski banyak yang kemudian memutuskan untuk meninggalkan status karyawan, untuk kemudian mengoperasikan bisnis sendiri, namun Anda tidak perlu terburu-buru untuk mengikuti jejak mereka. Jika mereka melakukan itu, pastilah mereka telah mengkajinya secara matang. Mereka telah memperhitungkan untung-ruginya. Terlebih, mereka telah memetakan potensi kekuatan mereka untuk melakoni sendiri bisnisnya.

Demikian juga sebaiknya Anda. Sebelum akhirnya memutuskan untuk mengibarkan bendera sendiri, Anda harus meletakkan dasar yang kuat sebagai pondasi kesuksesan bisnis Anda kelak. Segala sesuatu harus diperhitungkan, meski nantinya, untuk melangkah, Anda tidak perlu menunggu sampai 100 ready. Tidak. Tidak ada perencanaan yang 100% sempurna. Yang ada adalah usaha untuk mewujudkan bisnis yang 100% sempurna.

Nah, selagi Anda masih berstatus karyawan, ada baiknya anjuran berikut ini Anda pegang.

1. Bekerja baik. Ini standar minimal. Sebagai karyawan, tunjukkan loyalitas Anda kepada perusahaan. Kelak, pada saat Anda jadi pengusaha, Anda akan paham apa makna loyalitas ini bagi kesuksesan bisnis Anda. loyalitas seperti apa yang dimaksud? Ya, Anda benar, loyalitas untuk merampungkan pekerjaan sesuai tanggung jawab yang dipercayakan pada kita. Selalulah profesional.

2. Kreatif-inovatif. Percaya kan kalau kreativitas tidak pernah ada matinya? Juga tidak bisa dibunuh? So, jangan khawatir. Meski Anda punya rencana suatu saat bakal bikin usaha sendiri, tetaplah bekerja optimal di tempat kerja Anda sekarang. Tetaplah kreatif dan inovatif. Jangan khawatir bakal kehabisan ide. Kreativitas justru akan selalu muncul ketika kita mengeluarkannya, mengasahnya terus-menerus. Setiap saat ide bisa kita lahirkan. Justru ketika kita bekerja di tempat orang lain inilah kreativitas bisa kita pelototkan dengan leluasa, tanpa kita dibebani pikiran jika ide kita gagal diterapkan. Risiko kan masih ada di pemilik kantor? Anggap saja ini ajang berlatih bagi Anda. Ya, berlatih yang menguntungkan semuanya. Anda untung, perusahaan tempat Anda bekerja untung, konsumen pun untung. Aha, luar biasa, bukan?

3. Berjejaring. Tanpa embel-embel perusahaan tempat Anda bekerja, barangkali Anda bukan siapa-siapa. Tapi, dengan status Anda di perusahaan, entah sebagai group head, manajer, maupun supervisor sekalipun, Anda punya posisi yang baik untuk membangun jaringan dengan pihak luas. Selalulah berhubungan baik dengan relasi perusahaan. Percaya atau tidak, pada titik tertentu, kepercayaan klien pada akhirnya melekat pada individu karyawan, melebihi kepercayaan kepada perusahaan. Maka, jangan heran, jika seorang karyawan yang baik keluar, klien akan ikut pindah ke tempat kerja baru karyawan tersebut. Nah, jika Anda bisa berjejaring secara cantik, maka pada saat Anda memutuskan untuk membuka usaha sendiri nanti, klien-klien tersebut akan dengan cepat mempercayai reputasi Anda.

4. Catat dan serap. Selain tempat bekerja, perusahaan tempat Anda bekerja adalah sekaligus sekolah. Anda tidak hanya cari uang di situ, tetapi juga cari uang. Maka, selama menjadi karyawan, jangan tanggung-tanggung untuk menyerap semua ilmu di sana. Pelajari model kepemimpinan yang diterapkan bos-bos Anda, manajemen yang menggerakkan roda perusahaan, cara perusahaan memompa produktivitas karyawan, strategi pemasaran yang dipakai, cara karyawan memperlakukan klien, dan masih banyak lagi. Cermati metode dasarnya. Metode ini, kelak, pasti bermanfaat untuk perusahaan Anda kelak, meski jenis bisnisnya berbeda.

Keempat langkah di atas hanya sebagian dari sekian banyak cara untuk membekali diri secara cukup sebelum melangkah mengibarkan bendera perusahaan sendiri. Namun, jika Anda bisa menerapkan keempat anjuran di atas, niscaya modal dasar untuk melangkah sudah Anda miliki. Ada baiknya, Anda mengkombinasikannya dengan metode lain untuk kemudian Anda formulasikan sendiri.

Selamat mencatat dan menyerap.

Salam Agung,
AA Kunto A

March 3, 2009 Posted by | KARYAWAN MAJU | Leave a comment